Blog Details

4 ALASAN KENAPA LUKA KAKI TIDAK SEMBUH

Oleh : Tomy Suganda

Prinsip pareto (The pareto principle) atau juga dikenal sebagai aturan 80-20 menyatakan bahwa untuk banyak kejadian, sekitar 80% daripada efeknya disebabkan oleh 20% dari penyebabnya. Sama halnya dengan menyembuhkan luka pada kaki terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk dapat mengupayakan luka pada kaki dapat sembuh dengan baik., Terdapat 4 alasan kenapa luka di kaki tidak sembuh atau sembuh secara lambat.

  1. Gula darah yang tinggi atau nutrisi tubuh yang rendah.
    Gula darah yang tinggi mempengaruhi kecenderungan terjadinya infeksi, dimana hal tersebut dapat mengurangi semua sel khusus yang diperlukan tubuh untuk membantu luka dapat sembuh dengan cepat terganggu. Kurangnya nutrisi pada tubuh yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah menjadi penyebab sulitnya luka untuk sembuh. Maka dari itu penting untuk dapat menjaga kondisi kadar gula tubuh kita dalam batas yang baik. Pada seseorang dengan riwayat diabetes diupayakan untuk melakukan tes hemoglobin A1C atau dikenal sebagai HbA1C, glycohemoglobin, hemoglobin glikosilasi, atau tes hemoglobin terglikasi 3-6 bulan sekali dengan hasil dibawah 7,0. Kemudian dalam pemerikasaan gula darah sewaktu (GDS) keseharian jaga kadar gula dalam tubuh pada range 100-200 mgdl. Lonjakan kadar gula yang teralu tinggi dapat menyebabkan infeksi dan komplikasi masalah kesehatan lain.
  2. Aliran darah yang buruk
    Aliran darah yang tidak cukup ke kaki membuat luka lebih sulit sembuh. Pemeriksaan aliran darah dapat menggunakan pemeriksaan ABI. Pemeriksaan ankle brachial index (ABI) adalah perbandingan (ratio) tekanan darah di pergelangan kaki terhadap tekanan darah di lengan atas. Apabila hasil dari rata-rata pemeriksaan anda 0,75 atau 0,5 atau malah lebih rendah lagi berarti ada lebih sedikit aliran darah yang turun ke kaki dan hal tersebut berisiko lebih tinggi infeksi, karena antibiotik tidak turun ke sana, dan dapat menyebabkan masalah lebih besar atau masalah lain sehingga pastikan bahwa aliran darah berjalan dengan baik.
  3.  Infeksi lebih dalam
    Infeksi lebih dalam atau infeksi pada kulit maupun jaringan yang lebih mendalam dapat menjadi alasan luka ulkus diabetes sembuh dengan lambat. Pada keadaan sepert ini, perlu dilakukan konsep perawatan luka, salah satu konsep perawatan luka adalah konsep “TIME” yang diperkenalkan oleh Dr. Vincent Falanga tahun 2004. Konsep TIME adalah T : Tissue Management (manajemen jaringan), I : Inflammation and Infection control (inflamasi dan kontrol infeksi), M : Moisture balance (keseimbangan kelembapan) dan E : epithelial (edge) advancement (kemajuan tepi epitel). Apabila infeksi sudah merabah sampai tulang, untuk perawatannya dapat dibantu dengan dilakukan x ray juga MRI.
  4. Tekanan pada luka
    Tekanan pada luka adalah hal paling menjadi pengaruh dalam gagal atau lambatnya kesembuhan pada luka. Dari ketiga alasan sebelumnya, mengurangi tekanan adalah hal yang sangat sulit dilakukan oleh pasien karena faktor kebiasaan dan kebutuhan. Aktivitas sehari-hari kadang membuat luka menadi sulit sembuh, terutama aktivitas yang membuat adanya tekanan pada luka kaki, misal; berjalan, berdiri dsb. Oleh karena tersebut perlu adanya pembatasan aktivitas ataupun modifikasi aktivitas untuk mengurangi tekanan pada luka sehingga membuat luka tidak tertekan dan semakin memperburuk kondisi luka.