Blog Details

PENGARUH JALAN KAKI RINGAN 30 MENIT TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

          Seseorang dengan usia yang sudah tua akan mengalami kecenderungan organ-organ tubuhnya mulai melemah, begitu pula dengan kepekaanya terhadap insulin bahkan wanita yang sudah mengalamai menopause mengalami kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormone insulin sehingga ia lebih berpotensi terserang Diabetes.

          Dampak yang dapat terjadi pada penderita DM terbagi menjadi 2 antara lain, jangka pendek yang terdiri dari infeksi (radang paru-paru atau luka pada kaki), hipoglikemia, hiperglikemi, dan jangka panjang terjadi pada mata, kulit, tulang, kaki, jantung, ginjal.

          Kurangnya aktivitas fisik pada lansia merupakan faktor yang cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pancreas. Dengan demikian kurangnya aktivitas fisik dapat memicu terjadinya penyakit Diabetes Melitus.

        Penangan perawatan diabetes pada umumnya di lakukan, seperti pengaturan Diet penderita diabetes merupakan orang yang mempunyai masalah pada pengaturan kadar gula dalam tubuhnya. Oleh karna itu, terapi yang di lakukan untuk mengatasi hal tersebut salah satunya mengonsumsi jenis karbohidrat yang tepat, mengonsumsi lemak yang tepat, mengonsumsi makanan tinggi serat, mengkonsumsi protin yang tepat, menghindari konsumsi garam, dan pada semua penderita diabet dianjurkan melakukan latihan fisik atau olahraga secara teratur setiap harinya kurng lebih 30 menit, olahraga yang di lakukan cukup berupa olahraga ringan seperti jalan kaki, namun harus di lakukan dengan rutin, pada penderita diabetes penyuluhan kesehatan itu penting dan harus sering di berikan oleh dokter atau perawat kepada penderita Diabetes Melitus.

           Jalan kaki merupakan aktivitas fisik yang sangat hakiki dalam kehidupan manusia. Jalan kaki atau berjalan kaki merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang juga merupakan olahraga, karena berjalan kaki merupakan serangkaian gerak yang dilakukan secara sistematis dan fungsional juga, dalam bentuk latihan low impact. Jalan kaki dikelompokkan jenis olahraga aerobik yaitu jenis olahraga yang dilakukan dan memerlukan oksigen sebagai sumber energinya dan biasanya dilakukan di lapangan dan dijalan. Dan olahraga dapat memperbaiki fungsi kognitif dengan cara meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan pembentukan neurotransmiter otak Manfaat olahraga pada lansia juga dapat Menurunkan risiko penyakit diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung.

           Pengaruh jalan kaki ringan 30 menit terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2, sebelum dilakukan jalan kaki ringan 30 menit kadar gula darah acak diatas 200 mg/dl. Sedangkan sesudah dilakukan jalan kaki ringan 30 menit memiliki kadar gula darah dalam rentang 140-200 mg/dl.

 

Editor by Melda Fitriyah