Blog Details

PENGARUH BAWANG MERAH TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

          Pengontrol kadar gula darah yaitu OAD (Oral Anti Diabetes) misalnya metformin. Metformin memiliki efek samping yang umum adalah kram perut, diare, kembung, dan obat ini tidak boleh digunakan oleh penderita yang memiliki masalah hati dan ginjal (Hasdianah, 2012). Penggunaan OAD dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan absorpsi vitamin B12 dan asam folat di saluran cerna, penurunan fungsi tiroid, peningkatan hemosistein, sehingga memicu serangan jantung, stroke bahkan kematian. Oleh karena itu diperlukan alternatif lain yang lebih aman untuk mengontrol kadar gula darah penderita diabetes mellitus.

          Tumbuh-tumbuhan tertentu memiliki efektivitas untuk mengatasi diabetes salah satunya adalah bawang merah. Ternyata bawang merah yang dijadikan serbuk dengan dosis 100 mg/kgBB dan dikonsumsi 2 hari sekali selama 14 hari dapat menurunkan 27,29 mg/dL (Aminah,2017). Rata-rata bobot umbi bawang merah sekitar 25-200 g bahwa semakin banyak bawang merah yang dikonsumsi maka semakin tinggi pula kadar gula darah yang berkurang.

          Hal ini bisa disebabkan karena adanya zat dalam bawang merah yang dapat menurunkan kadar gula darah penderita yaitu flavonoid dan alilprophildisulfide. Menurut Jaelani (2007) bawang merah mengandung senyawa flavonoid dan alilprophildisulfide yang bersifat hipoglikemik, yaitu bisa menurunkan kadar gula darah. Senyawa kimia ini secara farmakologis juga dapat membantu kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Dengan demikian, proses metabolisme glukosa menjadi glikogen dapat lebih lancar sehingga glukosa yang terlarut bersama darah akan berkurang.

          Tidak ada perbedaan khasiat antara bawang merah mentah dengan bawang merah yang sudah direbus (Utami, 2013). Khasiatnya dalam penurunan kadar gula darah dapat dijadikan alternatif/komplementer pengendali kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus, bahkan bisa dikonsumsi secara langsung maupun dicampur dalam makanan seperti dijadikan bawang goreng.

Editor by Melda Fitriyah